Bagaimana Cara Menyembuhkan Penyakit Asma?

Di artikel sebelumnya kami sudah mengulas tentang penyakit asma dan bronkitis. Mungkin dari beberapa kamu yang mampir di website ini memiliki pertanyaan sebenarnya ada tidak sih atau obat apa yang bisa menyembuhkan asma? Dan sudah sedikit kami jelaskan disana bahwa menurut medis Asma sendiri tidak dapat disembuhkan, akan tetapi bisa dikendalikan. Salah satunya dengan terapi susu kambing etawa. Dengan rutin minum susu kambing etawa Asma dapat di minimalisir dan tidak kambuh lagi.

Oke langsung saja mari kita kupas secara mendalam tentang Bagaimana gejala dari penyakit Asma, Apa saja penyebab penyakit asma, bagaimana cara mengatasi serangan asma tersebut.

Bagaimana gejala dari penyakit Asma?

Pada umumnya penderita asma akan sering merasakan susah bernafas atau sesak nafas sampai menimbulkan suara mengi. Dan bagi yang sudah parah akan mengalami nya berulang ulang dalam rentan waktu yang sering. Dada rasanya seperti ada yang menghimpit, selain itu disertai juga dengan batuk, dan susah sekali untuk bernapas lega.

Ketika melakukan aktivitas fisik yang berat atau terkena sesuatu yang membuat alergi pada pernafasan seperti demi / bulu binatang yang halus biasanya sesak nafas akan cenderung kambuh.

Selain kesulitan bernapas Jantung juga terasa berdebar debar, sering sekali merasa kelelahan dan bahkan mengantuk, mengalami kebingungan, letih, atau pusing. Pada saat kambuh parah jari atau bibir bisa sampai membiru bahkan pingsan. Untuk itu jangan sepelekan penyakit Asma ini karena butuh perhatian yang serius, baik dari diri sendiri dan juga dukungan dari lingkungan sekitar khususnya keluarga.

Untuk dapat memastikan seseorang mengidap Asma perlu di lakukan Diagnosis medis. Diagnosis asma dilakukan oleh dokter ahli, dan biasanya akan dilakukan serangkaian test pemeriksaan dengan beberapa gejala yang mungkin di alami pasien dan seberapa sering frekuensi gejala gejala yang muncul tersebut dirasakan.

Apa Saja Penyebab Penyakit Asma?

Sayangnya sampai saat ini Asma sendiri belum diketahui penyebabnya. Biasanya setelah dilakukan pemeriksaan pasien penderita asma memiliki gangguan saluran pernapasan yang meradang atau bengkak dan lebih sensitif. Khususnya ketika terkena beberapa faktor yang memicu alergi seperti yang sudah kami jelaskan diatas. Ketika terpapar sesuatu yang membuat alergi maka saluran pernapasan akan lebih mudah menyempit dan tersumbat lendir.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat memicu terjadinya gejala penyakit asma:

  1. Infeksi, terutama yang berhubungan dengan saluran napas atas seperti flu
  2. Bulu binatang
  3. Asap rokok
  4. polusi udara
  5. Obat-obatan, misalnya obat pereda sakit anti-inflamasi nonsteroid seperti aspirin dan ibuprofen
  6. Emosi berlebihan, misalnya tertawa terbahak-bahak
  7. Alergi makanan, misalnya alergi kacang-kacangan
  8. Stres
  9. Cuaca, termasuk perubahan suhu udara, udara dingin, lembap. Kondisi dalam ruangan yang lembap atau berdebu
  10. Olahraga atau aktivitas berat lainnya dapat juga memicu kambuhnya Asma.

Cukup merepotkan juga ya Asma, terlebih lagi bagi seseorang yang memiliki mobilitas cukup tinggi di lingkungan luar.

Bagaimana cara mengatasi serangan asma?

Poin penting ketika kita sudah mengetahui bahwa diri kita mengidap Asma adalah bagaimana cara mengatasinya supaya tidak kambuh lagi. Dan bagaimana jika ternyata mendadak Asma itu kambuh, apa yang harus segera kita lakukan.

Meski medis mengatakan bahwa Asma tidak bisa disembuhkan, namun jangan cemas karena berikut ini adalah upaya yang bisa kita lakukan. Pengobatan disini kita berbicara tentang Penanganan asma yaitu memiliki dua tujuan. Pertama adalah dengan cara meredakan gejala dan mencegah gejala kambuh. Seperti yang sudah kita jelaskan diatas beberapa faktor yang memicu gejala Asma kambuh, sebaiknya di hindari. Di perlukan kontrol diri bagi pasien Asma, karena ini penting.

Karena pengobatan utama asma antara lain adalah dengan Menghindari pemicu munculnya gejala Menggunakan inhaler pereda yang digunakan untuk meredakan gejala asma jangka pendek dengan membuat saluran pernapasan rileks. Dokter juga biasanya akan memberikan inhaler pencegah yang digunakan rutin setiap hari untuk mengurangi radang pada saluran pernapasan dan mencegah gejala asma kambuh selain itu  juga ada jenis inhaler kombinasi pencegah dan pereda yang digunakan setiap hari agar mencegah timbulnya gejala asma serta membuat saluran pernapasan menjadi rileks dalam jangka waktu lebih lama.

Jika segala upaya sudah dilakukan namun tidak dirasakan perubahan yang baik, tidak ada salahnya mencoba dengan rutin mengkonsumsi susu kambing etawa. Bagi yang masih mengkonsumsi obat obatan dokter tidak perlu khawatir karena susu kambing etawa tidak memiliki efek samping dan bisa di konsumsi bebarengan dengan obat dokter. Tentunya dengan di beri jeda kurang lebih 2-3 jam setelah / sebelum minum obat dokter. Anda bisa mencoba 2-3 bulan rutin mengkonsumsi susu kambinge etawa JHP propolis dan rasakan perbedaanya sebelum dan sesudah. Karena banyak konsumen kami yang cukup terbantu dengan manfaat susu kambinge etawa ini. Tidak ada salahnya mencoba.

Semoga artikel ini bermanfaat, dan bantu kami untuk menyebarkan informasi seputar asma dan juga manfaat susu kambing etawa untuk penderita Asma. Sampai bertemu di artikel kami selanjutnya. Jika ada pertanyaan seputar produk susu kambing etawa JHP jangan sungkan untuk menghubungi kontak kami. Salam sehat selalu.